Pertemuan dan monitoring pelaksanaan proyek “Demonstration and Adoption of Credit Schemes for Small-Medium Forest Enterprises (SMFEs) in Indonesia”, Kerjasama NRDC-ITTO

Posted by on Sep 16, 2015 in Uncategorized | 0 comments

Industri kayu lapis/gergajian dalam skala kecil di Jawa mulai berkembang, berkat keberadaan tanaman berkayu dari hutan yang dikelola masyarakat (hutan Rakyat). Kebijakan yang sudah diterapkan salah satunya adalah kemudahan dalam pemanfaatan kayu rakyat, di mana pengangkutannya cukup menggunakan Surat Keterangan Asal Usul (SKAU) . SVLK merupakan upaya Indonesia dalam memberikan jaminan legalitas bahwa kayu dan produk kayu yang berasal dari Indonesia adalah bersumber dari bahan baku legal dan berasal dari hutan yang dikelola secara lestari. Berbagai kebijakan itu, diharapkan akan membuat ekonomi masyarakat pedesaan bergerak.

 

1

 

Dalam rangka mereview dan memonitor perkembangan/progress pelaksanaan proyek ITTO tentang Demonstration and Adoption of Credit Schemes for Small-Medium Forest Enterprises (SMFEs) in Indonesia, telah dilakukan perjanjian kerjasama antara NRDC (Natural Resource Development Centre) dan Bank BRI AGRO, dalam pemberian fasilitas Kredit Modal Kerja/investasi bagi para pengusaha industri kecil dan/atau Petani Kayu Rakyat di Kabupaten Cianjur dan Ciamis, guna mendukung upaya pemerintah dalam pengembangan pengolahan industri kecil hasil hutan telah dilakukan. Untuk mediskusikan pembelajaran dari proses kredit tersebut telah diadakan pertemuan dengan pihak terkait di Bandung pada tanggal 31 Agustus-1 September 2015 dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke salah satu industry kayu rakyat di kecamatan Ciranjang Cianjur.Pembelajaran yang bisadiambil dari proses ini a.l : (1) UKM Kehutanan TIDAK BANKABLE, — bank Indonesia mengeluarkan edaran pelarangan pembiayaan investasi sektor kehutanan. Edaran dari BI ini, masih digunakan sebagai refferensi oleh Bank; (2) Pemenuhan persyaratan administrasi perbankan tidak mudah dipenuhi oleh calon debitur; (3) Rendahnya kapasitas teknis dan keuangan dalam pengembangan usaha industri kayu rakyat

 

32

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>